Saturday, October 4, 2014

Pertanyaan FIlsafat



1.      Contoh pengetahuan yang dimiliki malaikat dan hewan ? ( Dea  )
Pengetahuan yang dimiliki binatang adalah pengetahuan  inderawi. Pengetahuan inderawi membantu hewan untuk bertahan hidup, mencari makanan, dan lain – lain. Mereka menggunakan indera penglihatan, penciuman, perasa, juga insting untuk bertahan hidup.
Sedangkan malaikat ini bersifat gaib. Malaikat adalah ciptaan Tuhan yang mengajarkan hal – hal yang baik ke manusia. Ajaran mengenai cara hidup dan hidup yang baik. Pengetahuan yang ia dapat dari mengamati, kegiatan manusia sehingga mereka tahu cara manusia bertindak atau bereaksi terhadap sesuatu.

2.      Contoh – contoh pengetahuan? ( Audy )
- Ilmu Alam                 - Ilmu Teknik
- Ilmu Psikologi           - Ilmu Biologi
- Ilmu Kimia                - Ilmu Fisika
- Ilmu Bahasa              - Ilmu Sosial

3.      Apa gunanya intelegensi menurut kelompok Anda? ( kinsky )
* Dapat menangkap dan membaca pikiran
* Untuk memahami informasi yang membentuk pengetahuan dan kesadaran
* Kemampuan adaptasi dengan menggunakan pengetahuan

4.      Pengertian insight  ? ( marsella )
Artinya intelegensi yang berhasil menembus suatu data, menangkap eidosnya bahwa intelegensi mampu mengandaikan atau mengabstraksikan untuk menerangkan data sehingga jelas ciri – ciri pokoknya.

5.      Hlm 119 yang E, apa maksudnya ? ( Binar )
Maksudnya adalah intelegensi dapat kita peroleh melalui berbagai kegiatan intelegensi, seperti kita perlu informasi terhadap suatu objek, bimbingan penelitian, dan berpikir dalam hubungan dengan orang lain.

6.      Perbedaan cerdas dan intelegensi tinggi ? ( Future Psychologist )
Kecerdasan dan intelegensi adalah dua hal yang sama dan saling mengikat. Intelegensi atau kecerdasan sebagai suatu kemampuan untuk memahami dan memproses informasi yang membentuk pengetahuan sehingga masalah – masalah yang kita hadapi dapat dipecahkan (problem solved). Kalau intelegensi tinggi sendiri artinya orang tersebut sangat cerdas atau mempunyai IQ yang tinggi.

7.      Apa arti intelegensi secara luas ? ( bipolar )
Intelegensi secara luas adalah aplikasi dari kemampuan kognitif dan pengetahuan untuk belajar menyelesaikan masalah dan mencapai nilai akhir yang akan dihargai oleh individual dan lingkungan budaya, kemampuan berpikir individu untuk belajar dari pengawasan, mengeluarkan pendapat dengan baik, dan untuk mengatasi tuntutan hidup sehari – hari.

8.      Perbedaan intelegensi dan kecerdasan ? ( FTA)
Kecerdasan dan intelegensi adalah dua hal yang sama dan saling mengikat. Intelegensi atau kecerdasan sebagai suatu kemampuan untuk memahami dan memproses informasi yang membentuk pengetahuan sehingga masalah – masalah yang kita hadapi dapat dipecahkan (problem solved)

9.      Manusia bisa menyesuaikan diri secara spontan , maksudnya ? ( quesera – sera )
Maksudnya, manusia dapat menyesuaikan diri secara langsung dengan berbagai situasi yang disajikan. Hal itu tampak melalui gerakan tangan, tingkah laku, jeritan apabila ada hal yang menakutkan. 

10.  Apa arti prinsip identitas ? ( Liesye )
Prinsip identitas menyatakan bahwa arti yang sebenarnya dari sesuatu benda tetap sama selama benda itu dibicarakan atau dipikirkan.
Pertanyaan dari kelompok Thick Book
11.  Inferioritas, maksudnya ? ( Cynthia 705140104)
Inferioritas adalah perasaan relatif tetap tentang ketidakmampuan diri atau kecenderungan untuk merasa kurang atau menjadi kurang.
Menurut pemahaman umum, inferioritas itu adalah minder.

12.  Kalian kan mengatakan bahwa cara mendapatkan pengetahuan harus melalui dua cara, yaitu inderawi dan intelektif. Untuk yang intelektif, bagaimana dia bisa mengingat tanpa adanya peranan inderawi ?  ( Hanny 705140169)
Menurut kami , dalam memperoleh pengetahuan harus melalui kedua cara tersebut. Karena keduanya saling berkaitan dan juga penting. Perbedaannya terletak pada sifat dan kegunaannya. Kalau pengetahuan inderawi sifatnya langsung dan individual, artinya melalui penglihatan , pendengaran, penciuman, perabaan, kita menjadi tahu hal yang berguna dan merugikan bagi kita. Sedangkan, pengetahuan intelektif itu sifatnya lebih universal dan tidak langsung, artinya kita mendapatkan pengetahuan dari proses berpikir secara mendalam, hingga akhirnya kita benar – benar mengerti hal tersebut. Tentu saja hal atau obyek berpikir  itu kita peroleh melalui indera kita terlebih dahulu.

13.  Bagaimana caranya seseorang memperoleh pengetahuan yang paling tinggi ? ( Valen 705140124)
Caranya yaitu melalui proses berpikir secara mendalam, hingga akhirnya kita bisa membuat suatu analisis kritis tentang hal tersebut, kemudian kita dapat menerapkannya baik secara praktis maupun teoritis. 


Ini adalah slide show yang kami buat berdasarkan modul  















Sumber: Modul KBK Filsafat yang dibuat oleh tim dosen KBK Filsafat

Pertemuan 7 - Badan dan Jiwa

Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang badan dan jiwa... Selamat membaca

Pengertian
Badan dan jiwa adalah satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia. Kesatuan keduanya membentuk keutuhan pribadi manusia.

Ada 2 aliran yang menjelaskan badan dan jiwa, yaitu:

1. Monisme
Monisme adalah aliran yangg menolak pandangan bahwa badan dan jiwa merupakan dua unsur yang terpisah. Badan dan jiwa adalah satu substansi. Keduanya satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia. 

       3 Bentuk aliran ini adalah:
  • Materialisme; menempatkan materi sebagai dasar bagi sgala hal yang ada (fisikalisme). Manusia juga bersumber pada materi. Manusia tidak pernah melampaui potensi jasmaninya. Jiwa tidak punya eksistensi sendiri. Jiwa bersumber dari materi. Eksistensi jiwa bersifat kronologis (hasil hubungan sebab akibat). Reduksi humanitas pada dimensi fisik punya implikasi negatif pada penilaian atas aktivitas mental. 
  • Teori identitas; menekankan hal berbeda dari materialisme, tetapi mengakui aktivitas mental manusia. Aktivitas mental yang menjadi ciri khas manusia. Letak perbedaan jiwa dan badan hanya pada arti bukan referensi. Badan dan jiwa merupakan dua elemen yang sama.
  • Idealisme; ada hal yg tidak dapat diterangkan semata berdasarkan materi, seperti pengalaman, nilai dan makna. Itu hanya punya arti bila dihubungkan dengan sesuatu yang imaterial yaitu jiwa.                 Rene Descartes dengan cogito ergo sum nya menjadi peletak dasar dr idealisme.
2. Dualisme 
Dualisme adalah aliran yang menyatakan badan dan jiwa adalah dua elemen yang berbeda dan terpisah. Perbedaannya ada dalam pengertian dan objek.

       4 Bentuk aliran ini adalah:
  • Interaksionisme; fokus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa. Peristiwa mental dapat menyebabkan peristiwa badani dan sebaliknya.
  • Okkasionalisme; memasukkan dimensi ilahi dalam membicarakan hubungan badan dan jiwa. Hubungan peristiwa mental dan fisik bisa terjadi dengan campur tangan ilahi.
  • Paralelisme; sistem kejadian ragawi terdapat di alam, sedangkan sistem kejadian kejiwaan ada pada jiwa manusia. Dalam diri manusia ada dua peristiwa yang berjalan seiring yaitu peristiwa mental dan fisik, namun satu tidak jadi sumber bagi lainnya.
  • Epifenomenalisme; melihat hubungan jiwa dan badan dari fungsi syaraf. Satu satunya unsur untuk menyelidiki proses kejiwaan adalah syaraf.
Tanggapan singkat terhadap 2 aliran ini
1) Pandangan monisme bertentangan dengan hakekat manusia sesungguhnya. Plato berkata, badan dan jiwa punya sifat yang berbeda. Badan sementara, jiwa abadi. Kelemahan materialisme yaitu tidak bisa melihat bahwa pengalaman bersifat personal.
2) Pandangan dualisme, khususnya paralelisme yang mengatakan badan jiwa dua hal yang terpisah, tidak terkait, sulit diterima. Perbuatan baik muncul dari niat yang baik. Manusia adalah makhluk rohani dan jasmani sekaligus.

Badan
Badan merupakan elemen mendasar dalam membentuk pribadi manusia.
Menurut pandangan tradisional, badan adalah kumpulan berbagai entitas material yang membentuk makluk. Mekanisme gerakan badan bersifat mekanistik.
Pandangan tradisional tidak dapat diterima karena tidak memberikan pandangan utuh manusia.

Badan harus dimengerti melebihi dimensi fisik. Badan menyangkut keakuan. Membicarakan tubuh adalah membicarakan diri (Gabriel Marcel). 
Hakekat badan bukan pertama-tama terletak pada dimensi materialnya, tapi dalam seluruh aktivitas entitas yang terjadi dalam badan: tertawa, menangis, berjalan, lari, duduk, dll. 

Contohnya orang yang lahir dengan cacat. Dia akan tetap disebut manusia meskipun dia tidak memiliki anggota tubuh yang lengkap.


Jiwa  
Badan manusia tidak memiliki apa-apa tanpa jiwa. Tidak ada keakuan bila dilepaskan dari jiwa.
Dalam pandangan tradisional jiwa merupakan makluk halus, tidak bisa ditangkap indera.
Konsep ini menempatkan jiwa di luar hakekat manusia. Ini ditolak. Jiwa harus dipahami sebagai kompleksitas kegiatan mental manusia. Jiwa menyadarkan manusia siapa dirinya.

James P Pratt menunjuk ada empat kemampuan dasar jiwa manusia.

1. menghasilkan kualitas penginderaan.

2. Mampu menghasilkan makna yang berasal dari pengeinderaan khusus.

3. mampu memberi tanggapan terhadap hasil penginderaan

4. memberi tanggapan pada proses yang terjadi dalam pikiran demi kebaikan.

Agustinus "manusia hanya bisa melakukan penilaian terhadap tindakannya karena dorongan dari jiwa. Jiwa mendorong manusia untuk melakukan hukum-hukum moral yang diketahui. Praktek moral sehari-hari adalah tanda berfungsinya jiwa dalam diri seseorang. Kemampuan jiwa menunjukkan bahwa kegiatan manusia bukan mekanistik."

Sumber: Power point Dr. Raja Oloan Tumanggor

Sekian dan terima kasih