Kali
ini saya post tentang percabangan filsafat yang saya pelajari di pertemuan ke
2. untuk lebih mempermudah, saya persingkat dengan gambar, setelah itu saya
perjelas dengan definisinya.
![]() |
| Thanks untuk Peiter Houtama, saya ambil gambar ini dari blog anda. |
Secara
etimologis metafisika berasal dari kata meta to physika.
Meta berarti setelah ,sedangkan, physika berarti hal-hal di
alam. Berarti, metafisika adalah studi tentang keberadaan atau realitas. Nama
metafisika diberikan oleh Andronikos dari Rhodes. Gagasan metafisika lahir dari
Yunani yang diproklamirkan oleh Aristoteles.
Ada
definisi lain dari metafisika, yaitu:
- Suatu upaya untuk mengkarakterisasi realitas sebagai keseluruhan
- Usaha menyelidiki apakah hakikat yang berada di balik realitas
- Pembahasan mengenai segala sesuatu yang ada
Metafisika
dibagi menjadi dua :
- Metafisika Umum, yang termasuk adalah Ontologi
- Metafisika Khusus, yang termasuk adalah Kosmologi, Teologi Metafisik , dan Antropologi
Ontologi
Ontologi membahas "ada" secara menyeluruh.
Terdapat
3 teori dalam Ontologi, yaitu:
- Idealisme
Idealisme
membahas sesuatu yang ada berasal dari dunia ide, sesuatu yang tampak nyata
dalam alam inderawi hanyalah bayangan dari hal yang sesungguhnya.
Contoh:
Saat kita memejamkan mata dan memikirkan botol air minum, botol air minum
tersebut menjadi hal yang ada, dan pada saat kita membuka mata dan melihat
botol air minum, itu hanya bayangan dari yang kita pikirkan tersebut.
- Materialisme
Materialisme
membahas sesuatu yang ada itu harus ada keberadaanya sebagai material. Teori
ini berlawanan dengan idealisme.
Contoh:
Saat kita melihat seorang bayi, bayi tersebut merupakan hal yang ada, tetapi
saat kita hanya memikirkan bayi, dalam teori ini "bayi" tersebut
tidak ada.
- Dualisme
Dualisme
merupakan gabungan dari idealisme dan materialisme.
Kosmologi
Secara
etimologis, kata kosmologi berasal dari kosmos yang berarti
dunia/ketertiban dan logos yang berarti ilmu. Jadi, kosmologi
adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam semesta.
Kosmologi
memandang alam sebagai suatu totalitas dari fenomena.
Theologi
Metafisik
Theologi
Metafisik membahas keberadaan Tuhan di tengah kejahatan yang merajalela di
dunia.
Tokoh - tokohnya
adalah:
Anselmus, Descartes, Thomas Aquinas,
Immanuel Kant.
Para tokoh di atas membuktikan bahwa
Allah itu ada, dengan bukti sebagai berikut:
- Argumen ontologis
Semua manusia memiliki ide tentang
Tuhan. Realitas lebih sempurna dari ide.
Tuhan itu pasti ada dan realitas
lebih sempurna dari ide manusia tentang Tuhan.
- Argumen kosmologis
Argumen ini disebut juga sebagai
sebab-akibat.
Setiap akibat pasti memiliki sebab.
Dunia(kosmos) adalah akibat. Penyebab dunia ada adalah Tuhan
Jadi, Tuhan lah yang menciptakan
dunia
- Argumen teologis
Segala sesuatu memiliki tujuan,
seluruh realitas tidak terjadi dengan sendirinya.
Pengatur suatu tujuan adalah Tuhan.
- Argumen moral
Manusia bermoral untuk dapat
membedakan yang baik dan buruk.
Dasar dan sumber moral adalah Tuhan.
Sekian dari post saya, terimakasih
sudah membaca. Saya harap dapat membantu anda ...
Sumber: Buku Pembelajaran KBK Filsafat

No comments:
Post a Comment