Monday, September 22, 2014

Pertemuan 2 - Percabangan Filsafat - Metafisika

Kali ini saya post tentang percabangan filsafat yang saya pelajari di pertemuan ke 2. untuk lebih mempermudah, saya persingkat dengan gambar, setelah itu saya perjelas dengan definisinya.
Thanks untuk Peiter Houtama, saya ambil gambar ini dari blog anda.
Metafisika

Secara etimologis metafisika berasal dari kata meta to physika. Meta berarti setelah ,sedangkan,  physika berarti hal-hal di alam. Berarti, metafisika adalah studi tentang keberadaan atau realitas. Nama metafisika diberikan oleh Andronikos dari Rhodes. Gagasan metafisika lahir dari Yunani yang diproklamirkan oleh Aristoteles.
Ada definisi lain dari metafisika, yaitu:

  • Suatu upaya untuk mengkarakterisasi realitas sebagai keseluruhan 
  • Usaha menyelidiki apakah hakikat yang berada di balik realitas 
  • Pembahasan mengenai segala sesuatu yang ada

Metafisika dibagi menjadi dua : 
  1. Metafisika Umum, yang termasuk adalah Ontologi 
  1. Metafisika Khusus, yang termasuk adalah Kosmologi, Teologi Metafisik , dan Antropologi

Ontologi

Ontologi membahas "ada" secara menyeluruh.
Terdapat 3 teori dalam Ontologi, yaitu:
  • Idealisme
Idealisme membahas sesuatu yang ada berasal dari dunia ide, sesuatu yang tampak nyata dalam alam inderawi hanyalah bayangan dari hal yang sesungguhnya.
Contoh: Saat kita memejamkan mata dan memikirkan botol air minum, botol air minum tersebut menjadi hal yang ada, dan pada saat kita membuka mata dan melihat botol air minum, itu hanya bayangan dari yang kita pikirkan tersebut.
  • Materialisme
 Materialisme membahas sesuatu yang ada itu harus ada keberadaanya sebagai material. Teori ini berlawanan dengan idealisme.
Contoh: Saat kita melihat seorang bayi, bayi tersebut merupakan hal yang ada, tetapi saat kita hanya memikirkan bayi, dalam teori ini "bayi" tersebut tidak ada.
  • Dualisme
Dualisme merupakan gabungan dari idealisme dan materialisme.
Kosmologi
Secara etimologis, kata kosmologi berasal dari kosmos yang berarti dunia/ketertiban dan logos yang berarti ilmu. Jadi, kosmologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang alam semesta.
Kosmologi memandang alam sebagai suatu totalitas dari fenomena.

Theologi Metafisik

Theologi Metafisik membahas keberadaan Tuhan di tengah kejahatan yang merajalela di dunia.
Tokoh - tokohnya adalah:
Anselmus, Descartes, Thomas Aquinas, Immanuel Kant.

Para tokoh di atas membuktikan bahwa Allah itu ada, dengan bukti sebagai berikut:  
  • Argumen ontologis 
Semua manusia memiliki ide tentang Tuhan. Realitas lebih sempurna dari ide.
Tuhan itu pasti ada dan realitas lebih sempurna dari ide manusia tentang Tuhan. 
  • Argumen kosmologis
Argumen ini disebut juga sebagai sebab-akibat.
Setiap akibat pasti memiliki sebab. Dunia(kosmos) adalah akibat. Penyebab dunia ada adalah Tuhan
Jadi, Tuhan lah yang menciptakan dunia 
  • Argumen teologis
Segala sesuatu memiliki tujuan, seluruh realitas tidak terjadi dengan sendirinya.
Pengatur suatu tujuan adalah Tuhan. 
  • Argumen moral
Manusia bermoral untuk dapat membedakan yang baik dan buruk.
Dasar dan sumber moral adalah Tuhan.

Sekian dari post saya, terimakasih sudah membaca. Saya harap dapat membantu anda ...

Sumber: Buku Pembelajaran KBK Filsafat

No comments:

Post a Comment