Friday, September 26, 2014

Pertemuan IV - Critical Thinking



Critical Thinking

Merasionalisasi kehidupan manusia dan secara hati2 mengamati/ memeriksa proses berpikir sebagai dasar untuk mengklarifikasi dan memperbaiki pemahaman kita tentang sesuatu (Chaffee,1990)

Pemeriksaan/ pengamatan atas sesuatu asumsi tentang bukti terbaru dan mengintepretasikan dan mengevaluasi argumen dalam rangka menegakkan kesimpulan atas suatu perspektif baru  (Strader,1992)


Karakteristik berpikir kritis adalah
1.      Rasional, Reasonable, Reflektif
Berpikir berdasarkan alasan alasan dan bukti bukti, tidak berdasarkan keinginan pribadi.
Pemikir kritis tidak langsung membuat kesimpulan, tetapi mengoleksi data, menimbang fakta dan memikirkan permasalahan.
Contoh: Tono ingin menjadi seorang dokter setelah menonton Grey’s Anatomy.
Sedangkan Toni yang berpikir lebih kritis mencari fakta fakta terlebih dahulu, menanyakan kepada psikolog dan juga bertanya kepada dokter dokter. Setelah menimbang – nimbang, dia baru memutuskan untuk menjadi dokter.

2.      Melibatkan skeptisism yang sehat dan konstruktif
Tidak menerima/menolak ide – ide, kecuali karena sudah mengerti ide tersebut.
Menaati peraturan setelah berpikir panjang  dengan mencari pemahaman, merasionalisasikannya, mengikuti yang masuk akal, dan bekerja untuk memperbaiki yang tidak masuk akal
Contoh: ketika seorang pedagang menawarkan suplemen kesehatan baru dan berkata dengan suplemen itu dapat membuat anda kurus dengan cepat, anda bertanya ‘atas dasar apa pedagang mengatakan itu’, dan lainnya.

3.      Otonomi
Tidak mudah dimanipulasi, dan berpikir dengan pikiran sendiri, tidak diarahkan oeh kelompoknya.
Contoh: Supri bergaul dengan teman temannya yang tidak sekolah. Meskipun begitu, Supri tetap akan sekolah meskipun dihasut temannya untuk tidak sekolah.

4.      Kreatif
Menciptakan ide - ide orisinal dengan cara menghubungkan pemikiran - pemikiran dan konsep.
Contoh: Santi terjatuh saat berjalan di hutan. Sari mengingat ibunya pernah mengobati lukanya dengan air dan menutup lukanya dengan kain. Lalu, Sari melakukannya dan luka Santi menjadi tidak bertambah parah.

5.      Adil
Tidak bias dan tidak berpihak
Contoh: Ribka adalah bos di perusahaan X. Dia memberikan libur kepada pegawainya sesuai agama yang dianutnya.
6.      Dapat dipercaya dan dilakukan.
·         Memutuskan tindakan yang akan dilakukan;
·         Membuat observasi yang dapat dipercaya;
·         Menegakkan kesimpulan secara tepat;
·         Mengatasi masalah dan mengevaluasi kebijakan, tuntutan dan tindakan.

Pemikir Kritis di Psikologi akan mempraktekkan ketrampilan kognitif dalam :
  Analisa
  Aplikasi standar
  Diskriminasi
  Pencarian informasi
  Pembuatan alasan logis
  Prediksi
  Transformasi pengetahuan
5 Model berpikir kritis:
T          : Total Recall
H         : Habits
I           : Inquiry
N         : New ideas and Creativity
K         : Knowing how you think

Total Recall                (mengingat kembali)
mengingat fakta/ suatu kejadian serta mengingat dimana dan bagaimana menemukannya ketika dibutuhkan
kemampuan untuk mengakses pengetahuan dimana pengetahuan merupakan sesuatu yang dipelajari dan disimpan dalam pikiran
Setiap orang punya cluster pengetahuan yang berbeda – beda dalam pikirannya
  Total Recall seseorang tergantung pada memori/ ingatannya
  Memori adalah proses yang kompleks
Habits   (Kebiasaan)
Pendekatan berpikir yang  diulang dengan sering
Sesuatu yang diulang “tanpa berpikir”
Walaupun bukan dilakukan tanpa dipikir, tetapi hal tersebut telah mendarah daging sehingga terlihat seperti tidak disadari.
Membuat seseorang melakukan sesuatu tanpa harus mencari metode baru
Inquiry (Pencarian informasi)
memeriksa isu2 secara mendalam dengan menanyakan hal hal yang terlihat nyata; termasuk menggali dan menanyakan segala sesuatu – khususnya asumsi seseorang terhadap situasi tertentu
Cara berpikir primer yang digunakan untuk menegakkan suatu kesimpulan. Walaupun kesimpulan dapat dibuat tanpa inquiry, dengan inquiry hasil akan lebih baik dan akurat.
New Ideas and Creativity(Ide ide Baru dan Kreatifitas)
Model ini membuat seseorang berpikir melebihi buku sumber
Seseorang yang kreatif akan berkata:
                “Let’s try this new way”
                Seseorang yang habitualis akan berkata:
                “This is the way things have always been done”
 Knowing How You Think (Mengetahui apa yang anda pikirkan)
Berpikir tentang bagaimana seseorang berpikir
  METACOGNITION : berada diantara proses mengetahui , sehingga tahu bagaimana anda berpikir
  Schon (1983):
                menyarankan penggunaan pendekatan refleksi (knowing how you think) untuk kerja profesional yg sulit menemukan masalah dan solusinya dl buku sumber 

Sekian dari blog saya, terimakasih...
sumber: Power Point Pak Carolus Suharyanto Lic,Theol.

No comments:

Post a Comment